Permintaannya biasanya datang sebagai bisa tambah bahasa Inggris? — seolah situs adalah dokumen dan bahasa Inggris adalah salinan keduanya. Lalu pekerjaannya mulai, dan salinan kedua itu ternyata menyentuh URL, perutean, email, faktur, dan hasil pencarian.
URL adalah bagian dari terjemahan
Halaman tentang pengembangan web tinggal di satu alamat dalam bahasa Inggris dan alamat berbeda dalam bahasa Indonesia, karena URL yang terbaca wajar di satu bahasa terbaca seperti kesalahan di bahasa lain. Artinya setiap rute ada dua kali, dengan slug-nya sendiri, dan setiap tautan di situs harus dihasilkan untuk bahasa yang sedang dibaca, bukan ditulis manual.
Dua hal mengikuti, dan keduanya mudah keliru. Pengalih bahasa harus mendarat di versi terjemahan dari halaman yang sedang dibuka — bukan beranda, yang terjadi kalau pengalihnya cuma tahu cara menukar awalan. Dan setiap halaman harus menyatakan pasangannya supaya mesin pencari memahami keduanya sebagai satu dokumen dalam dua bahasa, bukan sebagai pesaing.
Setengah diterjemahkan lebih buruk daripada tidak ada
Konten datang pada waktu yang berbeda. Sebuah tulisan ada dalam bahasa Indonesia seminggu sebelum versi Inggrisnya siap. Perilaku yang menggoda adalah memakai cadangan: menampilkan teks Indonesia di situs berbahasa Inggris.
Kami tidak melakukannya, dan alasannya karena cadangan mengajari pembaca bahwa situs berbahasa Inggrisnya tidak bisa diandalkan. Lebih baik tulisan itu absen sepenuhnya dari daftar berbahasa Inggris sampai ia benar-benar ada — dan absen juga dari peta situs Inggrisnya, supaya tidak ada yang dikirim ke halaman yang bukan bahasanya.
Aturan itu tidak memakan biaya kode dan menghapus satu kelas rasa malu.
Bagian yang tidak pernah didaftar
Situsnya separuh yang terlihat. Separuh lagi adalah semua yang dikirim situs itu.
Konfirmasi pesanan, atur ulang kata sandi, PDF faktur, pengingat domain yang akan kedaluwarsa. Masing-masing punya penerima dengan preferensi bahasa, dan preferensi itu harus ikut sampai ke templatnya — termasuk masuk ke pekerjaan antrean, yang berjalan belakangan, di proses yang sama sekali tidak tahu siapa yang sedang membuka situs saat permintaannya dibuat.
Bagian itulah yang paling sering terlewat, dan itu pula yang paling diperhatikan pelanggan, karena email dengan bahasa yang salah datang ke kotak masuknya dengan namanya tertulis di sana.